Akidah Islam
oleh
Rifqi Akbar , 1306394341
Judul :
Pengembangan Akidah Islam dalam
Ilmu Kalam
Aqidah Ilmu Kalam secara bahasa
terdiri dari kata Aqidah dan ilmu kalam. Aqidah berasal dari bahasa
arab yaitu aqidah, aqid, uqad, uqud, I’tiqad yang
artinya ikatan,
perjanjian dan
keyakinan. Sedangkan ilmu kalam artinya Ilmu yang membicarakan/membahas tentang masalah ketuhanan/ketauhidan (mengesakan
Tuhan). Jadi Aqidah Ilmu Kalam artinya ilmu yang
mempelajari ikatan/keyakinan seseorang
tentang masalah ketuhanan dengan menggunakan dalil-dalil pikiran dan
disertai alasan-alasan yang rasional.
Masalah yang dibahas dalam aqidah ilmu kalam adalah mempercayai
adanya
Allah, Malaikat, Kitab-kitab Allah, Nabi dan Rasul Allah, hari kiamat, Qadha‟ dan Qadar, Akhirat, akal dan wahyu, surga, neraka, dosa
besar, dan
masalah iman dan kafir. Dari sudut pandang para ahli, akidah
islam terdapat tujuh aliran yang dikenal secara luas, yaitu Khawarij, Mursijh,
Syiah, Jubariah, Qadariah, Mu’tazilah, dan Al-Asy’ariyah. Pembahasan
ilmu kalam selalu
berdasarkan/bersumber pada dua dalil yaitu
dalil naqli(al-qur‟an dan
hadits)
dan dalil
aqli
(dalil fikiran). Sebagai
sumber Ilmu Kalam, Al-qur‟an banyak menyinggung
hal
yang berkaitan dengan
masalah ketuhanan. Faktor timbulnya Ilmu Kalam
berasal dari dalam (intern) dan luar (extern).
Ilmu kalam berbicara secara mendetail
tentang aqidah Islam yang benar; menyangkut
masalah keimanan,
keislaman, dan ketauhidan.
Dapat dipahami bahwa
objek dari ilmu kalam berkisar pada masalah
wahyu, akal,
iman, kufur, kehendak
dan perbuatan Tuhan, keadilan
dan sifat-sifat
Tuhan.Ilmu
kalam merupakan
ilmu hasil ijtihad para ahli di bidang itu untuk mempertahankan aqidah dan
keimanan
dengan menggunakan
akal dan pikiran. Karena ilmu ini
berkaitan dengan
akidah (keyakinan
dan kepercayaan
kepada Tuhan) yang merupakan
fondasi utama yang permanen, maka ilmu ini tidak
mengalami perubahan
dari
dulu hingga sekarang, misal tentang keesaan Tuhan.
No comments:
Post a Comment